Cara Membuat Kompos Sederhana dan Cepat

>Hello Sohib EditorOnline, apakah Anda memiliki taman atau halaman rumah yang membutuhkan pupuk organik? Jika ya, maka membuat kompos sendiri bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain hemat biaya, membuat kompos juga ramah lingkungan dan mudah dilakukan. Berikut adalah panduan lengkap tentang cara membuat kompos sederhana dan cepat.

Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum memulai, pastikan Anda telah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Berikut adalah daftar alat dan bahan yang diperlukan:

Alat Bahan
Wadah atau keranjang Sisa makanan, dedaunan, dahan kering, dan sebagainya
Secateurs atau gunting Pupuk kandang atau pupuk organik lainnya (optional)
Alat pengaduk Air

Perhatikan bahwa wadah atau keranjang dapat berupa drum bekas atau baskom besar. Pastikan wadah atau keranjang yang Anda gunakan bersih dan tidak beracun agar tidak merusak kualitas kompos.

Memilih Bahan yang Cocok

Bahan yang cocok untuk membuat kompos antara lain sisa makanan, dedaunan, dahan kering, dan sebagainya. Pastikan bahan yang Anda gunakan tidak mengandung bahan berbahaya seperti bahan kimia atau logam berat. Anda juga bisa menambahkan pupuk kandang atau pupuk organik lainnya untuk mempercepat proses pembuatan kompos.

Perhatikan proporsi bahan yang digunakan agar kompos memiliki kualitas dan nutrisi yang baik. Campurkan bahan yang basah dengan yang kering dalam proporsi yang tepat. Perbandingan ideal antara bahan basah dan kering adalah 2:1. Contohnya, jika Anda menggunakan 1 kg dedaunan basah, maka Anda perlu menambahkan 500 gram dahan kering.

Membuat Lapisan Kompos

Setelah bahan tersedia, langkah selanjutnya adalah membuat lapisan kompos. Berikut adalah cara membuat lapisan kompos:

1. Buat Lapisan Pertama

Letakkan bahan kering di dasar wadah atau keranjang kompos. Pastikan lapisan bahan kering cukup tebal sebelum Anda menambahkan lapisan berikutnya. Lapisan bahan kering berfungsi untuk mengurangi kelembaban dan mempercepat sirkulasi udara.

2. Buat Lapisan Berikutnya

Tambahkan bahan basah di atas lapisan bahan kering. Pastikan lapisan bahan basah juga cukup tebal dan merata. Lapisan bahan basah berfungsi untuk memberikan nutrisi pada kompos.

3. Ulangi Langkah Pertama dan Kedua

Ulangi langkah pertama dan kedua hingga wadah atau keranjang kompos penuh. Pastikan lapisan pertama dan selanjutnya dicampur dan diaduk secara merata. Anda bisa menggunakan alat pengaduk untuk mencampur lapisan-lapisan tersebut.

Mempercepat Proses Pembuatan Kompos

Pembuatan kompos memerlukan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 3-6 bulan. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses pembuatan kompos. Berikut adalah cara-cara tersebut:

1. Potong Bahan Menjadi Ukuran Kecil

Potong bahan seperti dedaunan atau dahan menjadi ukuran kecil sebelum ditambahkan ke dalam wadah atau keranjang kompos. Ukuran yang kecil akan mempercepat dekomposisi bahan dan menghasilkan kompos yang lebih cepat.

TRENDING 🔥  Cara Ganti Akun Email

2. Tambahkan Pupuk Kandang atau Pupuk Organik Lainnya

Anda bisa menambahkan pupuk kandang atau pupuk organik lainnya untuk mempercepat proses pembuatan kompos. Pupuk kandang atau pupuk organik mengandung bakteri dan mikroorganisme yang membantu mempercepat dekomposisi bahan.

3. Airi Kompos Secara Teratur

Perhatikan kadar air pada kompos. Kompos yang terlalu kering akan sulit terdekomposisi, sedangkan kompos yang terlalu basah akan membusuk dan berbau tidak sedap. Airi kompos secara teratur agar selalu dalam kondisi lembab dan tidak terlalu basah atau kering.

4. Adak Kompos Secara Teratur

Adak kompos secara teratur setiap 2-3 minggu sekali. Pencampuran kompos akan mempercepat proses pembuatan kompos. Pastikan pencampuran kompos dilakukan secara merata.

Menggunakan Kompos

Setelah proses pembuatan kompos selesai, Anda bisa menggunakannya sebagai pupuk organik. Kompos dapat digunakan untuk tanaman dalam pot atau tanaman di taman. Berikut adalah cara menggunakan kompos:

1. Campurkan Kompos ke Tanah

Campurkan kompos ke dalam tanah sebelum menanam tanaman baru. Pastikan campuran tersebut merata agar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.

2. Gunakan Kompos Sebagai Pupuk

Anda bisa menggunakan kompos sebagai pupuk organik. Ambil sedikit kompos dan campurkan dengan air. Diamkan selama beberapa hari hingga air menjadi keruh. Kemudian, air tersebut siap digunakan sebagai pupuk organik.

FAQ

1. Apakah Semua Bahan Cocok untuk Membuat Kompos?

Tidak semua bahan cocok untuk membuat kompos. Bahan yang mengandung bahan berbahaya seperti bahan kimia dan logam berat tidak cocok digunakan sebagai bahan untuk membuat kompos. Pilihlah bahan yang alami seperti sisa makanan, dedaunan, dan dahan kering.

2. Bagaimana Cara Mengetahui Kadar Air pada Kompos?

Anda bisa mengetahui kadar air pada kompos dengan cara meremas bahan dalam kompos. Jika bahan terasa lembap dan tidak membusuk, maka kadar air pada kompos cukup baik. Jika bahan terasa sangat basah atau berbau, maka kadar air pada kompos terlalu tinggi. Sebaliknya, jika bahan terasa sangat kering, maka kadar air pada kompos terlalu rendah.

3. Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Membuat Kompos?

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kompos sekitar 3-6 bulan tergantung kondisi lingkungan dan bahan yang digunakan. Untuk mempercepat proses pembuatan kompos, Anda bisa melakukan beberapa cara seperti menggunakannya pupuk kandang atau pupuk organik, memotong bahan menjadi ukuran kecil, dan mengairi kompos secara teratur.

4. Bagaimana Cara Mengatasi Bau Tidak Sedap pada Kompos?

Jika kompos mengeluarkan bau tidak sedap, maka kemungkinan kadar air pada kompos terlalu tinggi. Anda bisa menambahkan bahan kering seperti daun kering atau jerami untuk menyerap kelembaban pada kompos. Pastikan juga kompos selalu diaduk secara teratur agar sirkulasi udara terjaga.

5. Apakah Kompos Bisa Digunakan untuk Tanaman dalam Pot?

Ya, kompos bisa digunakan untuk tanaman dalam pot. Campurkan kompos ke dalam media tanam sebelum menanam tanaman di pot. Pastikan campuran tersebut merata agar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.

Cara Membuat Kompos Sederhana dan Cepat