Cara Menghitung Median Tabel

>Halo Sohib EditorOnline! Pada artikel kali ini, kita akan membahas cara menghitung median tabel. Median adalah salah satu ukuran pemusatan data yang sering digunakan dalam statistika. Dalam sebuah tabel, median dapat memberikan gambaran tentang nilai tengah dari sekelompok data. Mari simak pembahasan selanjutnya!

Pengertian Median

Sebelum membahas cara menghitung median tabel, kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu median. Median merupakan salah satu ukuran pemusatan data yang sering digunakan dalam statistik. Median dapat diartikan sebagai nilai tengah dari sekelompok data. Artinya, jika data diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar, nilai median adalah nilai yang terletak di tengah-tengah data tersebut. Misalnya, jika kita memiliki data {1, 3, 5, 7, 9}, maka nilai median adalah 5.

Median sering digunakan sebagai alternatif dari mean atau rata-rata. Hal ini disebabkan karena nilai median tidak terpengaruh oleh adanya outlier atau nilai ekstrem dalam sekelompok data. Dalam sebuah tabel, kita dapat menghitung median untuk satu atau lebih kolom yang berisi data numerik.

Cara Menghitung Median Tunggal

Untuk menghitung median tunggal, yang kita butuhkan hanyalah data yang telah diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar. Jika jumlah data genap, maka median adalah rata-rata dari dua nilai tengah. Jika jumlah data ganjil, maka median adalah nilai tengah. Berikut adalah contoh perhitungan median tunggal:

Data Urutan
10 1
12 2
14 3
16 4
18 5
20 6

Jumlah data pada tabel di atas adalah 6, yang merupakan bilangan genap. Maka untuk menghitung median, kita harus mencari rata-rata dari dua nilai tengah, yaitu urutan ke-3 dan ke-4. Nilai pada urutan ke-3 adalah 14 dan nilai pada urutan ke-4 adalah 16. Maka median dari data di atas adalah:

Median = (14+16)/2 = 15

Cara Menghitung Median Kelompok

Sedangkan untuk menghitung median kelompok, langkah-langkahnya sedikit berbeda. Pertama, kita harus menentukan interval kelas dan frekuensi tiap interval. Kemudian, kita dapat menghitung jumlah frekuensi kumulatif dan menentukan interval yang berisi nilai median. Setelah itu, kita dapat menghitung median menggunakan rumus yang sesuai dengan interval yang ditentukan. Berikut adalah contoh perhitungan median kelompok:

Interval Frekuensi Frenkuensi Kumulatif
10-20 5 5
20-30 10 15
30-40 15 30
40-50 7 37
50-60 3 40

Jumlah frekuensi pada tabel di atas adalah 40, yang merupakan bilangan genap. Maka untuk menghitung median, kita harus mencari interval yang berisi nilai median. Kita dapat menggunakan rumus (n/2 – C)/f, di mana n adalah jumlah frekuensi, C adalah jumlah frekuensi kumulatif sebelum interval yang berisi nilai median, dan f adalah frekuensi pada interval yang berisi nilai median. Dalam hal ini, n/2 = 20, dan nilai C dan f dapat dihitung sebagai berikut:

TRENDING 🔥  Cara Mengganti Font WhatsApp

C = 15

f = 15

Maka interval yang berisi nilai median adalah 30-40. Selanjutnya, kita dapat menghitung median menggunakan rumus L + (n/2 – C)/f * w, di mana L adalah batas bawah interval yang berisi nilai median, n/2 dan C memiliki arti yang sama seperti sebelumnya, f adalah frekuensi pada interval yang berisi nilai median, dan w adalah lebar interval. Dalam hal ini, L adalah 30, w adalah 10, dan rumus tersebut dapat dihitung sebagai berikut:

Median = 30 + (20 – 15)/15 * 10 = 32

FAQ

Apa itu median?

Median adalah salah satu ukuran pemusatan data yang sering digunakan dalam statistik. Median dapat diartikan sebagai nilai tengah dari sekelompok data.

Bagaimana cara menghitung median tunggal?

Untuk menghitung median tunggal, yang kita butuhkan hanyalah data yang telah diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar. Jika jumlah data genap, maka median adalah rata-rata dari dua nilai tengah. Jika jumlah data ganjil, maka median adalah nilai tengah.

Bagaimana cara menghitung median kelompok?

Untuk menghitung median kelompok, langkah-langkahnya sedikit berbeda. Pertama, kita harus menentukan interval kelas dan frekuensi tiap interval. Kemudian, kita dapat menghitung jumlah frekuensi kumulatif dan menentukan interval yang berisi nilai median. Setelah itu, kita dapat menghitung median menggunakan rumus yang sesuai dengan interval yang ditentukan.

Apa perbedaan antara median dan mean?

Median dan mean (rata-rata) keduanya adalah ukuran pemusatan data. Perbedaannya adalah median tidak terpengaruh oleh adanya outlier atau nilai ekstrem dalam sekelompok data, sedangkan mean dapat terpengaruh oleh nilai ekstrem tersebut.

Kapan sebaiknya menggunakan median?

Median sebaiknya digunakan ketika kita ingin mengetahui nilai tengah dari sekelompok data yang memiliki nilai ekstrem atau data yang terdistribusi tidak normal. Median juga berguna untuk menghindari pengaruh dari nilai ekstrem dalam perhitungan mean atau rata-rata.

Cara Menghitung Median Tabel