Cara Menulis Email Lamaran Kerja

>Hello Sohib EditorOnline! Are you currently in the job search process and planning to apply for a job through email? Writing an email job application can be a challenging task, especially if you do not have any experience. However, this article will guide you through the process of writing an effective email job application in Indonesian.

1. Perhatikan Subjek Email

Subjek email adalah pesan singkat yang menjadi judul pada surat elektronik. Penting bagi kamu untuk memperhatikan subjek email yang kamu gunakan. Subjek email yang tepat dapat menarik perhatian penerima dan membantu kamu untuk memperoleh respons balik yang positif.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih subjek email lamaran kerja yang tepat:

Tips Contoh Subjek Email
Gunakan nama perusahaan yang kamu lamar Lamaran Kerja di PT. ABC
Jangan gunakan subjek email yang terlalu panjang Lamaran Pekerjaan Sebagai Marketing di PT. XYZ Tahun 2021
Singkat dan jelas Lamaran Kerja Marketing PT. LMN

2. Nama Penerima Email

Sebelum kamu menulis email lamaran kerja, pastikan kamu mengetahui dengan pasti siapa saja yang akan menerima email kamu. Perlu juga kamu pastikan email tersebut di kirim ke alamat email yang benar, bukan spamming.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika menulis email lamaran kerja:

2.1. Alamat Email yang Benar

Pilihlah alamat email perusahaan dan pastikan kamu mengirim email lamaran kerja ke alamat email yang benar. Kamu juga bisa mencari tahu alamat email perusahaan tersebut di situs resmi perusahaan atau melalui situs pencarian.

2.2. Menggunakan Nama yang Tepat

Menggunakan nama yang tepat ketika menulis email lamaran kerja adalah penting agar email kamu tidak terlihat seperti spam. Gunakan nama lengkap atau panggilan Bapak/Ibu.

2.3. Mengenal Penerima Email

Mengenal penerima email dapat membantu kamu untuk menyesuaikan gaya penulisan email kamu. Kamu bisa mencari informasi di profil LinkedIn penerima email atau melalui situs pencarian.

3. Gunakan Bahasa yang Santun dan Jelas

Sebagai calon karyawan, kamu harus menunjukkan kemampuan berkomunikasi kamu melalui email lamaran kerja. Pastikan kamu menulis email lamaran kerja yang santun, jelas, dan tidak menggunakan bahasa slang atau bahasa gaul. Hal ini akan membantu kamu terlihat lebih profesional dan memperoleh respons balik yang positif.

Berikut adalah beberapa tips untuk menulis email lamaran kerja yang santun dan jelas:

3.1. Hindari Bahasa Slang

Hindari penggunaan bahasa slang atau bahasa gaul dalam email lamaran kerja. Gunakanlah bahasa baku yang sesuai dengan surat resmi.

TRENDING 🔥  Cara Membuat Tempat Make Up dari Kardus Simple

3.2. Gunakan Gaya Bahasa yang Formal

Sesuaikan gaya bahasa kamu dengan suasana yang formal. Hindari penggunaan gaya bahasa yang terlalu santai atau informal.

3.3. Hindari Penggunaan Emoji

Penggunaan emoji dapat membuat email kamu terkesan kurang formal. Sebaiknya hindari penggunaan emoji dalam email kerja.

4. Gunakan Format yang Benar

Penggunaan format yang benar dalam email lamaran kerja dapat membantu kamu untuk terlihat lebih profesional dan mudah dibaca. Pastikan kamu menggunakan format yang sesuai dengan surat resmi.

Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan format yang benar dalam email lamaran kerja:

4.1. Gunakan Font yang Sesuai

Gunakan font yang sesuai dengan surat resmi, seperti Times New Roman atau Arial dengan ukuran font sekitar 12.

4.2. Gunakan Spasi yang Sesuai

Sesuaikan spasi antara baris dan antar paragraf dalam email lamaran kerja kamu.

4.3. Gunakan Tanda Baca yang Sesuai

Gunakan tanda baca yang sesuai dengan surat resmi, seperti titik, koma, dan tanda petik ganda.

5. Sampaikan Informasi yang Relevan

Pastikan kamu memberikan informasi yang relevan dalam email lamaran kerja kamu. Hal ini dapat membantu kamu untuk terlihat lebih profesional dan mudah dibaca oleh penerima email.

Berikut adalah beberapa tips untuk menyampaikan informasi yang relevan dalam email lamaran kerja:

5.1. Data Diri

Sampaikanlah data diri kamu secara jelas dan lengkap, seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan alamat email.

5.2. Pengalaman Kerja

Sampaikan pengalaman kerja kamu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Jangan lupa untuk menyertakan posisi, nama perusahaan, dan tanggung jawab saat bekerja.

5.3. Keterampilan

Sampaikan keterampilan yang kamu miliki dan relevan dengan posisi yang kamu lamar. Kamu bisa menyertakan sertifikat atau penghargaan yang kamu peroleh sebagai bukti keterampilan kamu.

FAQ

1. Saya tidak memiliki pengalaman kerja, apakah akan mempengaruhi peluang saya diterima?

Tidak memiliki pengalaman kerja bukan berarti kamu tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Kamu bisa mencantumkan pengalaman magang atau organisasi yang kamu ikuti sebagai pengalaman yang relevan.

2. Apakah saya perlu mencantumkan riwayat pendidikan dalam email lamaran kerja?

Ya, kamu perlu mencantumkan riwayat pendidikan kamu dalam email lamaran kerja. Hal ini akan membantu penerima email untuk mengetahui latar belakang pendidikan kamu.

3. Apakah saya perlu mencantumkan foto dalam email lamaran kerja?

Tidak perlu mencantumkan foto dalam email lamaran kerja. Hal ini tidak relevan dan dapat mempengaruhi kesan awal penerima email terhadap kamu.

4. Apakah saya perlu mencantumkan harapan gaji dalam email lamaran kerja?

Tergantung pada kebijakan perusahaan. Jika perusahaan tersebut meminta kamu untuk mencantumkan harapan gaji, maka kamu bisa mencantumkannya. Namun, jika tidak diminta, sebaiknya hindari untuk mencantumkan harapan gaji.

5. Apakah saya perlu menyertakan portofolio dalam email lamaran kerja?

Ya, jika kamu memiliki portofolio yang relevan dengan posisi yang kamu lamar, kamu bisa menyertakannya dalam email lamaran kerja.

Demikian tips dan trik cara menulis email lamaran kerja dengan baik dan benar. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam mempersiapkan email lamaran kerja yang efektif dan sukses dalam mendapatkan pekerjaan. Semoga sukses!

Cara Menulis Email Lamaran Kerja