Cara Penulisan Footnote dari Jurnal

>Hello Sohib EditorOnline, welcome to this journal article about cara penulisan footnote dari jurnal. Footnote adalah bagian penting dalam penulisan jurnal karena dapat memberikan informasi lebih detail tentang sumber referensi yang digunakan. Dalam artikel ini, akan dibahas cara penulisan footnote yang benar dan efektif untuk menghindari plagiarisme dan memudahkan pembaca dalam mengakses sumber referensi.

Apa itu Footnote?

Footnote adalah catatan kaki yang ditempatkan di bawah teks sebuah dokumen atau jurnal. Catatan kaki berisi informasi tambahan yang berkaitan dengan teks utama, seperti sumber referensi, definisi, atau klarifikasi tentang istilah tertentu. Penulisan footnote sangat penting dalam sebuah dokumen atau jurnal karena akan memudahkan pembaca untuk mencari sumber referensi yang digunakan dan menghindari plagiarisme.

Contoh Penulisan Footnote

Berikut adalah contoh penulisan footnote:

Nama Penulis Judul Artikel Nama Jurnal Tahun Terbit Halaman
Smith, John The Effects of Climate Change on Agriculture Journal of Agriculture and Environment 2018 28

Catatan kaki: Smith, John. β€œThe Effects of Climate Change on Agriculture.” Journal of Agriculture and Environment 2018: 28.

Cara Penulisan Footnote yang Benar

Penulisan Nama Penulis

Penulisan nama penulis dalam footnote harus lengkap dan ditulis dengan urutan nama belakang diikuti dengan nama depan. Contoh: Smith, John.

Penulisan Judul Artikel

Judul artikel harus ditulis dengan menggunakan huruf kapital hanya pada huruf pertama kata yang berfungsi sebagai kata-kata penting dalam judul, seperti kata benda atau kata kerja. Contoh: The Effects of Climate Change on Agriculture.

Penulisan Nama Jurnal

Nama jurnal harus ditulis dengan lengkap, tanpa singkatan. Contoh: Journal of Agriculture and Environment.

Tahun Terbit

Tahun terbit jurnal harus ditulis dengan format yang benar, yaitu: (tahun terbit). Contoh: (2018).

Penulisan Halaman

Jika sumber referensi berasal dari artikel jurnal, maka halaman yang digunakan dalam catatan kaki harus dituliskan dengan format: halaman awal-halaman akhir. Contoh: 28-35.

FAQ mengenai Cara Penulisan Footnote dari Jurnal

1. Apakah semua jurnal menggunakan footnote?

Tidak semua jurnal menggunakan footnote. Beberapa jurnal memilih untuk menggunakan sistem penulisan referensi lainnya, seperti dalam teks atau bibliografi. Namun, footnote masih menjadi salah satu cara penulisan referensi yang paling banyak digunakan.

TRENDING πŸ”₯  Cara Agar Tidak Stres: Panduan Lengkap untuk Mengatasi Stres

2. Apa yang harus dilakukan jika tidak menemukan informasi halaman dalam artikel jurnal?

Jika tidak menemukan informasi halaman dalam artikel jurnal, sebaiknya tidak mencantumkan informasi halaman dalam catatan kaki. Namun, jika ingin mencantumkan informasi halaman, bisa menggunakan tanda (-) untuk menunjukkan bahwa halaman tidak diketahui, seperti contoh: 28-(-).

3. Apakah catatan kaki harus ditulis pada setiap halaman jurnal?

Tidak perlu menulis catatan kaki pada setiap halaman jurnal. Catatan kaki biasanya ditulis pada akhir teks atau pada halaman yang berkaitan dengan sumber referensi tertentu.

4. Bagaimana jika sumber referensi berasal dari buku atau dokumen lainnya?

Jika sumber referensi berasal dari buku atau dokumen lainnya, format penulisan catatan kaki mungkin memiliki perbedaan dengan penulisan catatan kaki untuk artikel jurnal. Sebaiknya selalu memeriksa petunjuk penulisan pada sumber referensi tersebut atau mengikuti petunjuk penulisan pada gaya penulisan referensi yang digunakan.

5. Apakah penulisan footnote sama dengan penulisan bibliografi?

Tidak sama. Penulisan footnote berfungsi untuk memberikan informasi lebih detail tentang sumber referensi yang digunakan, sedangkan bibliografi memiliki fungsi untuk mencantumkan sumber referensi secara keseluruhan dalam sebuah dokumen atau jurnal.

Kesimpulan

Penulisan footnote yang benar dan efektif sangat penting dalam sebuah dokumen atau jurnal. Dengan penulisan footnote yang benar dan efektif, pembaca akan lebih mudah untuk mencari dan mengakses sumber referensi yang digunakan. Penulisan footnote yang benar juga dapat menghindari plagiarisme dan memberikan nilai tambah pada sebuah dokumen atau jurnal.

Cara Penulisan Footnote dari Jurnal