Kerangka Teori Disusun dengan Cara

>Hello Sohib EditorOnline, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai kerangka teori disusun dengan cara. Sebagai seorang penulis atau mahasiswa, kita pasti sudah tidak asing dengan yang namanya kerangka teori. Kerangka teori adalah suatu rangkaian konsep, definisi, dan hipotesis yang digunakan sebagai landasan dalam penulisan suatu karya ilmiah. Namun, bagaimana cara menyusun kerangka teori yang baik dan benar? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Pengertian Kerangka Teori

Sebelum membahas mengenai cara menyusun kerangka teori, kita harus memahami terlebih dahulu pengertian dari kerangka teori itu sendiri. Menurut Sugiyono (2019), kerangka teori adalah kumpulan dari konsep, definisi, dan hipotesis yang digunakan sebagai landasan pelaksanaan penelitian. Kerangka teori ini berfungsi sebagai pedoman dalam menyusun penulisan suatu karya ilmiah. Dengan adanya kerangka teori, maka penulis atau mahasiswa bisa lebih mudah dan fokus dalam melakukan penelitian atau membuat suatu karya ilmiah.

Fungsi Kerangka Teori

Kerangka teori memiliki beberapa fungsi, diantaranya:

  1. Sebagai panduan dalam merumuskan masalah penelitian.
  2. Sebagai pedoman dalam pengumpulan data.
  3. Sebagai dasar untuk menentukan variabel penelitian.
  4. Sebagai dasar untuk memahami hasil penelitian.

Dari keempat fungsi di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa kerangka teori sangat penting dalam sebuah penelitian atau pembuatan karya ilmiah.

Cara Menyusun Kerangka Teori

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam menyusun kerangka teori, diantaranya:

Menguasai Materi

Sebelum menyusun kerangka teori, sebaiknya kita sudah menguasai materi terlebih dahulu. Kita harus memahami konsep, definisi, dan hipotesis yang terkait dengan topik atau masalah yang akan kita teliti.

Menentukan Variabel Penelitian

Setelah memahami materi, selanjutnya kita harus menentukan variabel penelitian. Variabel penelitian adalah hal-hal yang akan kita cari hubungannya dalam penelitian tersebut. Variabel penelitian terbagi menjadi variabel bebas, variabel tergantung, dan variabel terkontrol.

Menyusun Konsep dan Definisi

Setelah menentukan variabel penelitian, selanjutnya kita bisa menyusun konsep dan definisi yang terkait dengan variabel tersebut. Konsep dan definisi ini bisa kita ambil dari buku, jurnal, atau sumber lain yang terpercaya. Hal ini berguna agar kita bisa lebih memahami variabel penelitian yang akan kita teliti.

Membangun Hipotesis

Selanjutnya, kita bisa membangun hipotesis. Hipotesis adalah jawaban sementara dari masalah penelitian yang kita teliti. Hipotesis bisa dibuat berdasarkan konsep dan definisi yang sudah kita susun sebelumnya. Hipotesis ini nantinya akan diuji kebenarannya pada saat melakukan penelitian.

Membuat Kerangka Teori

Setelah semua langkah di atas sudah dilakukan, maka kita bisa mulai membuat kerangka teori. Kerangka teori bisa disusun dalam bentuk pohon konsep, tabel, atau diagram. Tujuan dari penyusunan kerangka teori adalah agar lebih mudah dalam memahami hubungan antar konsep, definisi, dan hipotesis.

TRENDING 🔥  Cara Agar Menstruasi Cepat Datang

Kelebihan Kerangka Teori

Ada beberapa kelebihan dalam menggunakan kerangka teori, diantaranya:

  1. Mempercepat proses penelitian.
  2. Menjaga konsistensi penelitian.
  3. Memudahkan dalam memahami hubungan antar konsep, definisi, dan hipotesis.
  4. Memudahkan dalam menyusun tulisan karya ilmiah.

Kesimpulan

Demikian penjelasan mengenai kerangka teori disusun dengan cara. Kerangka teori merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah penelitian atau pembuatan karya ilmiah. Dalam menyusun kerangka teori, kita harus menguasai materi, menentukan variabel penelitian, menyusun konsep dan definisi, membangun hipotesis, dan membuat kerangka teori. Dengan adanya kerangka teori, proses penelitian atau pembuatan karya ilmiah bisa lebih cepat dan terstruktur.

FAQ

No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa itu kerangka teori? Kerangka teori adalah kumpulan dari konsep, definisi, dan hipotesis yang digunakan sebagai landasan pelaksanaan penelitian.
2. Mengapa kerangka teori penting dalam penelitian? Kerangka teori penting dalam penelitian karena berfungsi sebagai panduan dalam merumuskan masalah penelitian, sebagai pedoman dalam pengumpulan data, sebagai dasar untuk menentukan variabel penelitian, dan sebagai dasar untuk memahami hasil penelitian.
3. Apa kelebihan dari penggunaan kerangka teori? Kelebihan dari penggunaan kerangka teori antara lain mempercepat proses penelitian, menjaga konsistensi penelitian, memudahkan dalam memahami hubungan antar konsep, definisi, dan hipotesis, dan memudahkan dalam menyusun tulisan karya ilmiah.

Kerangka Teori Disusun dengan Cara