Cara Mengatasi Keluar Darah Saat Berhubungan

>Hello Sohib EditorOnline, we understand that experiencing bleeding during sexual intercourse can be a scary and uncomfortable experience. However, it is important to know that this is a common issue that can be caused by a variety of factors. In this article, we will discuss the possible causes of bleeding during sex and the measures you can take to overcome it.

Penyebab Keluar Darah Saat Berhubungan

There are several reasons why you may experience bleeding during sex. Here are some of the most common causes:

1. Cedera atau Luka di dalam Vagina

Jika vagina mengalami luka atau cedera, maka akan mudah terjadi pendarahan saat hubungan seksual. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

Faktor Keterangan
Ukuran Penis Jika pasangan Anda memiliki ukuran penis yang besar atau panjang, maka penetrasi yang terlalu dalam bisa menyebabkan cedera pada vagina.
Kelembaban Vagina Jika vagina Anda terlalu kering saat berhubungan seksual, maka dapat menyebabkan gesekan yang berlebihan dan menyebabkan cedera.
Trauma Trauma pada vagina bisa disebabkan oleh aktivitas seksual yang kasar atau penggunaan mainan seks yang terlalu besar atau keras.

2. Infeksi atau Penyakit

Infeksi atau penyakit bisa menyebabkan pendarahan selama hubungan seksual. Beberapa infeksi yang biasanya menyebabkan pendarahan adalah:

Infeksi Keterangan
Infeksi Jamur Infeksi jamur pada vagina yang tidak diobati bisa menyebabkan iritasi dan pendarahan selama hubungan seksual.
Infeksi Bakteri Infeksi bakteri pada vagina, seperti vaginosis bakterialis, bisa menyebabkan iritasi dan pendarahan selama hubungan seksual.
Penyakit Menular Seksual Beberapa penyakit menular seksual, seperti klamidia atau gonore, bisa menyebabkan pendarahan selama hubungan seksual.

3. Masalah Hormonal

Masalah hormonal juga bisa menyebabkan pendarahan selama hubungan seksual. Beberapa kondisi medis yang mempengaruhi hormon, seperti endometriosis atau mioma, bisa menyebabkan pendarahan.

4. Kehamilan atau Menopause

Jika Anda sedang hamil atau sudah memasuki masa menopause, maka kadar hormon dalam tubuh bisa berubah dan menyebabkan pendarahan selama hubungan seksual.

Cara Mengatasi Keluar Darah Saat Berhubungan

Jika Anda mengalami pendarahan selama hubungan seksual, ada beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

1. Periksa Kondisi Medis Anda

Jika pendarahan yang Anda alami terjadi secara terus-menerus atau disertai dengan rasa nyeri atau gangguan lainnya, segera periksakan diri ke dokter spesialis kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab pendarahan dan memberikan pengobatan yang sesuai.

TRENDING 🔥  Cara Menghidupkan HP Mati Total Tanpa Tombol Power

2. Lakukan Hubungan Seksual dengan Lembut

Jika pendarahan disebabkan oleh cedera atau luka, cobalah untuk melakukan hubungan seksual dengan lembut dan lambat. Jangan terlalu menekan atau memasukkan penis terlalu dalam, sehingga vagina tidak mengalami cedera.

3. Gunakan Pelumas

Jika vagina Anda terlalu kering, gunakan pelumas saat berhubungan seksual. Pelumas akan membantu mengurangi gesekan yang berlebihan dan mencegah cedera pada vagina.

4. Hindari Penggunaan Mainan Seks yang Terlalu Besar atau Keras

Jika Anda menggunakan mainan seks, pastikan untuk memilih yang memiliki ukuran dan bentuk yang sesuai dengan tubuh Anda. Hindari mainan seks yang terlalu besar atau keras, karena bisa menyebabkan cedera pada vagina dan menyebabkan pendarahan.

5. Bersihkan dengan Benar Setelah Berhubungan Seksual

Setelah berhubungan seksual, pastikan untuk membersihkan vagina dengan benar. Gunakan air hangat dan sabun yang lembut untuk membersihkan area genital.

FAQ tentang Keluar Darah Saat Berhubungan

1. Apakah Keluar Darah Saat Berhubungan Seksual Selalu Berbahaya?

Tidak selalu. Keluar darah saat berhubungan seksual bisa disebabkan oleh berbagai faktor, dan tidak semua faktor tersebut berbahaya. Namun, jika pendarahan terjadi secara terus-menerus atau disertai dengan gejala lain, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan mengambil tindakan yang tepat.

2. Apakah Keluar Darah Saat Berhubungan Seksual Selalu Terkait dengan Penyakit Menular Seksual?

Tidak selalu. Pendarahan selama hubungan seksual bisa disebabkan oleh berbagai kondisi medis, dan tidak selalu terkait dengan penyakit menular seksual. Namun, jika Anda memiliki risiko terkena penyakit menular seksual, segera periksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan lakukan tes untuk mendeteksi kemungkinan infeksi.

3. Apakah Pendarahan Selama Hubungan Seksual Bisa Dicegah?

Bergantung pada penyebabnya, pendarahan selama hubungan seksual bisa dicegah dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan. Misalnya, Anda dapat menggunakan pelumas untuk mencegah vagina terlalu kering atau memilih mainan seks yang sesuai dengan ukuran dan bentuk tubuh Anda. Namun, jika pendarahan disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti endometriosis atau mioma, maka tindakan pencegahan mungkin tidak bisa sepenuhnya mencegah pendarahan.

4. Apakah Keluar Darah Saat Berhubungan Seksual Akan Memengaruhi Fertilitas?

Tergantung pada penyebabnya, keluar darah saat berhubungan seksual bisa memengaruhi fertilitas atau tidak. Jika pendarahan terjadi karena kondisi medis yang memengaruhi organ reproduksi, seperti endometriosis atau mioma, maka kondisi tersebut dapat memengaruhi kesuburan. Namun, jika pendarahan disebabkan oleh faktor lain, seperti cedera atau infeksi, maka biasanya tidak akan memengaruhi fertilitas.

5. Kapan Saya Harus Berkonsultasi dengan Dokter tentang Keluar Darah Saat Berhubungan Seksual?

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan jika pendarahan terjadi secara terus-menerus atau disertai dengan gejala lain, seperti nyeri atau bau yang tidak sedap. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab pendarahan dan memberikan pengobatan yang sesuai.

Cara Mengatasi Keluar Darah Saat Berhubungan