Cara Mencegah Kanker Serviks

>Hello Sohib EditorOnline, kanker serviks adalah salah satu kanker yang paling umum terjadi pada perempuan. Kanker ini terjadi ketika sel-sel di leher rahim (serviks) tidak berkembang dengan normal dan berubah menjadi sel kanker. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara-cara untuk mencegah kanker serviks.

Pemahaman tentang Kanker Serviks

Sebelum kita membahas cara-cara untuk mencegah kanker serviks, kita perlu memahami apa itu kanker serviks dan faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker serviks. Berikut beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker serviks:

  1. Infeksi HPV (Human Papillomavirus)
  2. Merokok
  3. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
  4. Memiliki riwayat kanker serviks di keluarga
  5. Memiliki riwayat infeksi menular seksual (IMS)

Infeksi HPV

Infeksi HPV adalah faktor risiko utama yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker serviks. HPV adalah virus yang menyebar melalui kontak seksual dan dapat menyebabkan kutil kelamin dan kanker serviks. Ada lebih dari 100 jenis HPV dan sebagian besar jenis HPV tidak menyebabkan penyakit.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi HPV, seperti:

  • Vaksin HPV
  • Penggunaan kondom
  • Hindari melakukan seks dengan banyak pasangan

Merokok

Merokok juga menjadi faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker serviks. Merokok dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan peradangan di seluruh tubuh. Kebanyakan orang tahu bahwa merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru, tetapi merokok juga dapat menyebabkan kanker serviks.

Jadi, jika kamu merokok, maka berhenti merokok sebagai salah satu cara untuk mencegah kanker serviks.

Pencegahan Kanker Serviks

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker serviks, seperti:

Vaksin HPV

Vaksin HPV dapat melindungi seseorang dari infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks. Vaksin HPV diberikan dalam tiga dosis dan direkomendasikan untuk diberikan pada usia 11-12 tahun. Namun, vaksin HPV juga dapat diberikan pada usia yang lebih tua.

Jenis Vaksin HPV Manfaat
Gardasil Proteksi terhadap virus HPV tipe 6, 11, 16, dan 18
Cervarix Proteksi terhadap virus HPV tipe 16 dan 18

Pap Smear

Pap smear adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk memeriksa sel-sel di leher rahim dan mengetahui ada tidaknya perubahan sel yang menunjukkan adanya kanker serviks. Pap smear direkomendasikan dilakukan pada usia 21 tahun dan lakukan pemeriksaan setiap 3 tahun sekali.

Pemeriksaan Kolposkopi

Jika hasil Pap smear menunjukkan adanya sel yang abnormal, dokter mungkin menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kolposkopi untuk melihat leher rahim dengan lebih detail. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter menentukan apakah ada perubahan sel yang menunjukkan adanya kanker serviks.

TRENDING 🔥  Cara Berkembang Biak Kupu-kupu

Perubahan Gaya Hidup

Mengubah gaya hidup juga dapat membantu mencegah kanker serviks. Beberapa perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan, seperti:

  • Berhenti merokok
  • Menghindari konsumsi alkohol
  • Meningkatkan asupan makanan yang kaya akan nutrisi seperti sayuran dan buah-buahan
  • Menjaga berat badan yang sehat

FAQ tentang Kanker Serviks

Apakah gejala kanker serviks?

Terkadang kanker serviks tidak menunjukkan gejala pada awalnya. Namun, gejala kanker serviks yang mungkin terjadi meliputi:

  • Pendarahan pada saat hubungan seksual
  • Pendarahan di antara periode menstruasi
  • Menstruasi yang lebih berat atau lebih lama dari biasanya
  • Sakit saat berhubungan seksual

Bagaimana kanker serviks didiagnosis?

Kanker serviks dapat didiagnosis melalui pemeriksaan Pap smear atau pemeriksaan kolposkopi. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya perubahan sel yang menunjukkan adanya kanker serviks, maka dokter mungkin akan melakukan tes tambahan seperti biopsi.

Bisakah kanker serviks disembuhkan?

Jika kanker serviks didiagnosis pada tahap awal, maka kemungkinan besar dapat disembuhkan. Namun, jika kanker serviks telah menyebar ke bagian lain dari tubuh, maka kemungkinan sulit disembuhkan.

Seberapa sering harus melakukan Pap smear?

Dokter akan merekomendasikan frekuensi melakukan Pap smear berdasarkan usia dan faktor risiko individu. Namun, dalam umumnya, Pap smear direkomendasikan dilakukan setiap 3 tahun sekali.

Apakah vaksin HPV dapat dilakukan pada usia yang lebih tua?

Ya, vaksin HPV dapat diberikan pada usia yang lebih tua. Namun, semakin tua seseorang, semakin sedikit manfaat yang diperoleh dari vaksin HPV. Jadi, sebaiknya vaksin HPV dilakukan pada usia yang lebih muda.

Adakah cara lain untuk mencegah kanker serviks selain vaksin HPV?

Ya, selain vaksin HPV, cara-cara lain yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker serviks antara lain melakukan Pap smear secara teratur, menjaga gaya hidup yang sehat, dan menghindari faktor risiko seperti merokok dan IMS.

Kesimpulan

Kanker serviks dapat dicegah. Vaksin HPV, Pap smear, dan perubahan gaya hidup yang sehat adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker serviks. Selalu konsultasikan dengan dokter jika kamu memiliki pertanyaan atau khawatir terkena kanker serviks.

Cara Mencegah Kanker Serviks