Cara Menanam Kangkung Hidroponik

>Hello Sohib EditorOnline, and welcome to this article about cara menanam kangkung hidroponik. In this article, we will discuss the steps to grow kangkung using hydroponic system. Kangkung is a popular vegetable in Indonesia and widely used in various cuisines. By growing it hydroponically, it can be grown without soil and in a controlled environment, resulting in higher yields and healthier crops. So, let’s get started!

1. Apa itu Hidroponik?

Sebelum kita membahas cara menanam kangkung hidroponik, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu hidroponik. Hidroponik adalah teknik bercocok tanam dengan tidak menggunakan tanah, namun menggunakan air serta nutrisi yang cukup untuk tumbuhnya tanaman. Teknik ini biasanya digunakan untuk menanam sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias dalam jumlah besar dan dikembangkan di luar tanah.

Keuntungan bercocok tanam dengan teknik hidroponik adalah dapat menghemat penggunaan air karena air yang tidak diserap oleh tanaman dapat digunakan kembali. Selain itu, tanaman yang ditanam dengan teknik hidroponik dapat tumbuh lebih cepat dan menghasilkan buah atau sayuran yang lebih besar.

2. Apa itu Kangkung?

Kangkung (Ipomoea aquatica) adalah sejenis sayuran hijau yang biasa tumbuh liar di pinggir sungai atau parit. Sayuran ini biasanya digunakan sebagai campuran dalam mie instan atau sebagai lalapan. Kangkung mengandung banyak zat gizi seperti vitamin A, vitamin C, dan zat besi. Selain itu, kangkung juga mengandung serat yang baik bagi pencernaan kita.

3. Jenis-jenis Kangkung

Terdapat dua jenis kangkung yang biasa ditanam, yaitu kangkung darat dan kangkung air. Kangkung darat tumbuh lebih cepat dan mudah ditemukan di pasar. Sedangkan kangkung air lebih sulit ditemukan dan lebih cocok untuk ditanam dengan teknik hidroponik.

Kangkung Air

Kangkung air memiliki daun yang lebih lebar dibandingkan dengan kangkung darat. Tanaman kangkung air juga tumbuh lebih lambat dan lebih rapuh dibandingkan dengan kangkung darat. Namun, kangkung air memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dan lebih empuk ketika dimasak.

Kangkung Darat

Kangkung darat biasanya tumbuh di daerah pertanian dan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kangkung air. Kangkung darat memiliki daun yang lebih kecil dan lebih rapat dibandingkan dengan kangkung air. Selain itu, kangkung darat juga lebih mudah tumbuh dan memiliki keberhasilan panen yang lebih tinggi.

4. Keuntungan Menanam Kangkung Hidroponik

Menanam kangkung dengan teknik hidroponik memiliki beberapa keuntungan, antara lain:

  1. Tanaman kangkung tumbuh lebih cepat dan lebih sehat.
  2. Tanaman kangkung dapat ditanam tanpa menggunakan tanah.
  3. Tanaman kangkung dapat tumbuh dalam jumlah besar dan sehat.
  4. Hemat penggunaan air karena bisa digunakan kembali.
  5. Mudah dalam pengelolaan lingkungan tumbuh.
  6. Tanaman kangkung dapat dipanen kapan saja.

5. Persiapan Menanam Kangkung Hidroponik

Sebelum menanam kangkung hidroponik, kita perlu melakukan beberapa persiapan sebagai berikut:

Alat dan Bahan

Berikut ini adalah alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam kangkung hidroponik:

TRENDING 🔥  Cara Buat Wedang Jahe (Ginger Tea) - Menikmati Rasa Nikmat di Rumah
No Alat dan Bahan
1 Kantong kain / polybag
2 Rockwool
3 Botol plastik bekas
4 Air
5 Nutrisi hidroponik
6 Kain perca
7 Bibit kangkung

Tata Letak Tempat Menanam

Tata letak tempat menanam kangkung hidroponik harus memperhatikan beberapa faktor seperti:

  • Pencahayaan yang cukup untuk tumbuhnya tanaman.
  • Tempat yang mudah dijangkau untuk perawatan dan pemanenan.
  • Tempat yang aman dari binatang liar atau serangan hama.
  • Tempat yang mudah mendapatkan sumber air.

Persiapan Rockwool

Rockwool digunakan sebagai media penanaman kangkung hidroponik. Sebelum digunakan, rockwool harus dipersiapkan terlebih dahulu:

  1. Rendam rockwool dalam air selama 24 jam sampai kemasukan air.
  2. Keringkan rockwool selama beberapa jam.
  3. Potong rockwool menjadi ukuran yang sesuai dengan kantong kain atau polybag.

6. Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Potong Botol Plastik Bekas

Potong botol plastik bekas menjadi dua bagian, yaitu bagian atas dan bagian bawah. Gunakan bagian atas botol plastik sebagai wadah penampung rockwool dan bibit kangkung.

Isi Potongan Botol dengan Rockwool

Setelah potongan botol siap, isi bagian atas botol dengan rockwool yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Pastikan rockwool tidak terlalu padat dan memberikan cukup ruang untuk tumbuhnya bibit kangkung.

Tanam bibit kangkung di atas rockwool dan pastikan bibit tidak terlalu dalam atau terlalu tinggi. Letakkan bibit kangkung di pusat rockwool agar tumbuh lebih merata.

Tambahkan air dan nutrisi hidroponik ke dalam wadah yang berisi rockwool dan bibit kangkung. Pastikan nutrisi hidroponik yang digunakan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Tutup potongan botol menggunakan kain perca agar bibit kangkung tidak terkena sinar matahari secara langsung. Selain itu, tutup juga berfungsi sebagai pengatur suhu dan kelembaban yang dibutuhkan untuk tumbuhnya bibit kangkung.

Pindahkan wadah yang berisi rockwool dan bibit kangkung ke tempat yang cocok, misalnya di luar rumah atau di teras yang memiliki pencahayaan yang cukup.

7. Perawatan Kangkung Hidroponik

Penjagaan tanaman kangkung hidroponik dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain :

Penyiraman

Lakukan penyiraman pada bibit kangkung hidroponik setiap hari agar media tumbuh selalu basah dan tidak kering.

Pupuk

Pupukkan bibit kangkung hidroponik setiap minggu sekali atau sesuai dengan anjuran pemakaian pupuk yang digunakan agar tumbuhnya bibit kangkung maksimal.

Pengaturan Suhu dan Kelembaban Udara

Pengaturan suhu dan kelembaban udara pada lingkungan tumbuh sangat penting untuk pertumbuhan bibit kangkung. Jangan biarkan lingkungan tumbuh terlalu panas atau terlalu lembab.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Penggunaan pestisida dan fungisida yang tepat dapat membantu mencegah serangan hama dan penyakit pada bibit kangkung hidroponik. Selain itu, pastikan juga bibit kangkung hidroponik terlindungi dari serangan hewan liar seperti tikus dan burung.

8. FAQ

Apa itu hidroponik?

Hidroponik adalah teknik bercocok tanam dengan tidak menggunakan tanah, namun menggunakan air serta nutrisi yang cukup untuk tumbuhnya tanaman.

Apa keuntungan menanam kangkung hidroponik?

Keuntungan menanam kangkung hidroponik antara lain tanaman kangkung tumbuh lebih cepat dan lebih sehat, hemat penggunaan air karena bisa digunakan kembali, tanaman kangkung dapat ditanam tanpa menggunakan tanah, dan tanaman kangkung dapat tumbuh dalam jumlah besar dan sehat.

Apa saja jenis-jenis kangkung?

Terdapat dua jenis kangkung yang biasa ditanam, yaitu kangkung darat dan kangkung air.

Bagaimana cara menanam kangkung hidroponik?

Cara menanam kangkung hidroponik adalah dengan mempersiapkan alat dan bahan, menyiapkan tempat yang cocok untuk menanam, menyiapkan rockwool, memotong botol plastik bekas, mengisi potongan botol dengan rockwool, menanam bibit kangkung, menambahkan air dan nutrisi, menutup potongan botol, dan memindahkan wadah ke tempat yang cocok.

9. Kesimpulan

Menanam kangkung hidroponik adalah metode bercocok tanam yang praktis dan efisien. Dalam menanam kangkung hidroponik, kita tidak membutuhkan lahan yang luas, namun bisa ditanam di halaman rumah, teras atau balkon. Selain itu, penggunaan teknik hidroponik juga membuat tanaman kangkung bisa tumbuh dengan lebih cepat dan sehat, tanpa harus menggunakan banyak air dan tanah.

TRENDING 🔥  Cara Membenarkan Keyboard Laptop

Itulah cara menanam kangkung hidroponik yang bisa kalian coba di rumah. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Cara Menanam Kangkung Hidroponik