Cara Membuat Candil: Resep dan Panduan Lengkap untuk Sohib EditorOnline

>Hello Sohib EditorOnline! Apakah kamu pernah mencicipi candil? Candil adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari ketan dan gula merah yang dicampur dan dibentuk ke dalam bola-bola kecil yang kemudian direbus dalam air kelapa. Rasanya manis dan kenyal, sangat nikmat dimakan sebagai cemilan atau hidangan penutup. Di artikel ini, kita akan membahas tentang cara membuat candil yang mudah dan menyenangkan, dengan resep yang telah teruji dan panduan langkah demi langkah. Yuk, simak!

1. Memilih Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

Sebelum memulai membuat candil, pastikan kamu sudah menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan. Berikut adalah daftar bahan yang harus kamu siapkan:

Bahan Jumlah
Ketan 250 gram
Gula merah 150 gram
Air kelapa 500 ml
Garam 1/4 sendok teh
Daun pandan 1 lembar
Minyak kelapa secukupnya

Selain bahan, kamu juga perlu menyiapkan alat-alat berikut:

  • Wadah
  • Panci
  • Sendok kayu
  • Pisau

Setelah semua bahan dan alat siap, kita bisa mulai membuat candil.

2. Membuat Adonan Ketan

Langkah pertama dalam membuat candil adalah membuat adonan ketan. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Bersihkan ketan dengan air hingga bersih, kemudian rendam dalam air selama 2-3 jam.
  2. Tiriskan ketan dan kukus selama 20-25 menit hingga matang dan lembut.
  3. Keluarkan ketan dari kukusan dan biarkan dingin.
  4. Tambahkan garam ke ketan yang sudah dingin dan aduk rata.
  5. Bentuk ketan menjadi bola-bola kecil sebesar kelereng, kemudian letakkan di atas wadah.

3. Membuat Gula Merah Cair

Langkah selanjutnya adalah membuat gula merah cair yang akan digunakan sebagai isi candil. Berikut adalah caranya:

  1. Potong gula merah menjadi potongan-potongan kecil.
  2. Panaskan panci, lalu tambahkan air kelapa dan daun pandan. Aduk rata.
  3. Tambahkan potongan gula merah ke dalam panci, kemudian aduk rata hingga gula merah larut dalam air kelapa dan membentuk larutan kental.
  4. Setelah gula merah larut, biarkan larutan mendidih selama 5-10 menit hingga mengental seperti sirup.
  5. Angkat panci dari api dan biarkan larutan gula merah dingin selama beberapa saat.

4. Mengisi Adonan Ketan dengan Gula Merah Cair

Setelah adonan ketan dan gula merah cair sudah siap, saatnya mengisi adonan ketan dengan gula merah cair. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buat lubang di dalam bola ketan dengan menggunakan jari.
  2. Isi lubang tersebut dengan gula merah cair sebanyak 1/2 sendok teh sampai penuh.
  3. Rapatkankan adonan ketan di atas lubang yang sudah diisi dengan gula merah cair, dan bulatkan kembali menjadi bola kecil yang rata dan halus.
  4. Lakukan langkah yang sama untuk semua bola ketan.

5. Merebus Candil

Setelah semua bola ketan sudah diisi dengan gula merah cair, kita dapat merebus candil. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Panaskan panci di atas api yang sedang.
  2. Tambahkan air secukupnya ke dalam panci, kemudian masukkan bola ketan ke dalam air mendidih.
  3. Aduk perlahan agar bola ketan tidak saling menempel, dan biarkan bola ketan merebus selama 10-15 menit.
  4. Setelah bola ketan mengapung di atas air, angkat bola ketan dan tiriskan di atas saringan agar air cukupannya benar-benar mengalir dan bola ketan tidak basah.
  5. Setelah bola ketan kering, letakkan bola ketan dalam piring saji dan beri taburan kelapa parut di atasnya.
TRENDING 🔥  Cara Memberi: Panduan Lengkap untuk Membantu Orang-orang Terdekat Anda

FAQ

1. Apakah candil bisa disimpan?

Ya, candil bisa disimpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas selama 2-3 hari. Kamu bisa menghangatkannya kembali di atas panci atau microwave sebelum disajikan.

2. Apakah gula merah bisa diganti dengan gula putih?

Bisa, tapi rasa dan tekstur candil akan berbeda. Gula merah memberikan rasa dan aroma khas pada candil, sedangkan gula putih memiliki rasa yang lebih manis dan tidak memberikan aroma khas.

3. Mengapa kita perlu menambahkan garam ke dalam ketan?

Garam memberikan rasa dan aroma pada ketan, sehingga ketan tidak terlalu plain dan lebih enak dimakan. Selain itu, garam juga membantu mengikat molekul air dalam ketan, sehingga ketan tidak mudah basah atau lembek.

4. Apakah air kelapa bisa diganti dengan air biasa?

Bisa, tapi air kelapa memberikan rasa dan aroma yang lebih segar dan khas pada candil. Selain itu, air kelapa juga membuat adonan ketan lebih kenyal dan enak dimakan.

5. Apa yang harus dilakukan jika bola ketan pecah saat direbus?

Jangan khawatir, itu hal yang wajar terjadi. Kamu bisa menggulung pecahan bola ketan menjadi bola kecil dan merebusnya kembali seperti biasa. Selama gula merah masih berada di dalamnya, rasa dan tekstur candil tidak akan berubah.

Kesimpulan

Candil adalah makanan tradisional Indonesia yang sangat nikmat. Meskipun terlihat sulit untuk dibuat, sebenarnya cara membuat candil cukup sederhana dan mudah diikuti. Dengan mengikuti resep dan panduan di artikel ini, kamu bisa membuat candil yang lezat dan kenyal di rumah. Selamat mencoba!

Cara Membuat Candil: Resep dan Panduan Lengkap untuk Sohib EditorOnline